SEJARAH

1.      Mimpi Nindy untuk melanjutkan sekolah (2010-2012)

Di tahun 2010, Dedi Kusuma Wijaya bergabung dengan Indonesia Mengajar dan ditugaskan menjadi Pengajar Muda di SD Kristen Wadankou, Maluku Tenggara Barat, selama setahun. Di sekolah ini Dedi bertemu dengan Nindy, muridnya yang menunjukkan semangat belajar dan kepercayaan diri yang tinggi. Nindy selalu menjadi juara kelas dan dipilih menjadi pemimpin di berbagai kesempatan. Di akhir masa tugasnya, Dedi memberanikan diri untuk mengambil tanggung jawab menyekolahkan Nindy ke jenjang pendidikan selanjutnya. Dedi bertekad untuk membantu Nindy mewujudkan mimpinya untuk bersekolah yang tinggi sehingga kelak dapat berkontribusi untuk kemajuan desanya. Setelah meminta persetujuan ibunya dan juga masyarakat desa, Dedi mencari donatur dan sekolah yang bersedia menerima Nindy.. Berkat dukungan berbagai pihak, Nindy akhirnya terbang jauh ke Kota Malang untuk melanjutkan pendidikan menengahnya di SMP Katolik Cor Jesu.

Selain mencari donatur, Dedi juga berkomitmen untuk menjadi mentor bagi Nindy. Ia secara intens memonitor perkembangan pendidikan Nindy dan juga membimbing dan memotivasi Nindy yang membutuhkan adaptasi cukup besar dalam hidup di lingkungan yang baru. Dedi juga melibatkan rekan-rekannya untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan Nindy selama proses persekolahannya, baik dalam bentuk materi maupun dukungan moril.

Di tahun keduanya di Malang, Nindy telah beradaptasi dengan baik dan secara gradual meningkatkan prestasi akademiknya. Ia juga aktif di kegiatan ekstrakurikuler dan bahkan berhasil meraih juara tingkat Nasional di Bali International Choir Competition 2014.

Kak Dedi bersama Nindy

2.  Ide Gerakan Lanjut Sekolah (2012-2013)

Berangkat dari kisah Lanjut Sekolah Nindy, Dedi dan beberapa teman berinisiatif untuk menyebarkan cerita tentang Nindy dan mengembangkan konsep Lanjut Sekolah. Konsep ini secara sederhana dijelaskan sebagai ‘proyek’ mengajak orang yang pernah berinteraksi secara intensif dengan anak-anak di daerah terpencil untuk menjadi mentor bagi salah satu anak cemerlang, sambil secara bersamaan mengundang orang-orang untuk berkontribusi dalam pembiayaan pendidikan dan juga pengembangan diri anak-anak ini.

Selama dua tahun ide gerakan Lanjut Sekolah dipresentasikan secara informal ke berbagai kalangan, dan juga secara formal di beberapa kegiatan. Ide Lanjut Sekolah juga diikutsertakan di dalam dua kompetisi ide yang prestisius, dengan hasil akhir yang juga lumayan memuaskan: finalis AusAid-Kopernik Social Innovator Award dan finalis Apa Idemu Pertamina. Prestasi ini mendorong para penggerak Lanjut Sekolah untuk mengeskalasi skala dari gerakan ini.

Finalis AusAid-Kopernik Social Innovator Award dan finalis Apa Idemu Pertamina.

3.      Hadirnya Anak-Anak Cemerlang Lain (2013-2014)

 

Seiring dengan menyebarnya cerita tentang Lanjut Sekolah, beberapa alumni Pengajar Muda Indonesia Mengajar dan juga kegiatan pertukaran pelajar SabangMerauke memberanikan diri untuk menjadi mentor yang menyiapkan sekolah lanjutan bagi beberapa anak cemerlang yang telah mereka kenal dengan dekat. Beberapa mentor memutuskan menggabungkan pengelolaan anak-anak cemerlangnya dalam sebuah wadah organisasi yang sama, sementara beberapa yang lain menjalankan kegiatannya sendiri. Pada akhirnya ada tiga anak lain yang secara resmi bergabung dengan Nindy sebagai anak-anak yang dikelola oleh Lanjut Sekolah.

Setelah melalui usaha yang konstan sepanjang tahun, di awal tahun ajaran 2014/2015 ada beberapa anak yang berangkat dari daerahnya untuk bersekolah di sekolah berkualitas yang disiapkan oleh mentornya. Tiga di antaranya secara resmi bergabung dalam naungan Lanjut Sekolah: Alfonsina Melsasail (Foni) dan Liberata Ongirwalun (Liny) dari Kepulauan Tanimbar, Maluku; dan Paskalina Dogopia (Paska) dari Distrik Waghete, Kabupaten Paniai, Papua. Anak-anak ini lalu berkesempatan beraudiensi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebelum berangkat ke sekolah baru mereka.

Para mentor dan anak – anak Lanjut Sekolah

4. Yayasan Ayo Lanjut Sekolah (2015)

 

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari meningkatnya jumlah dana yang dikelola dan juga untuk meningkatkan legitimasi dari kegiatan Lanjut Sekolah, para pegiat di gerakan ini memutuskan untuk membentuk badan hukum dalam bentuk yayasan. Karena itulah di tahun 2015 dibentuklah Yayasan Ayo Lanjut Sekolah sebagai bentuk formal dari Gerakan Lanjut Sekolah

Para mentor Yayasan Lanjut Sekolah

Ikut Berpartisipasi

Lanjut Sekolah berkomitmen untuk meyiapkan pemimpin masa depan yang lahir dari desa – desa terpencil dengan cara memberikan pendidikan yang baik didi tempat yang dekat dengan pusat kemajuan, dan memberikan pendampingan yang memadai agar mereka dapat memaksimalkan potensinya.

Anda dapat ikut ambil bagian dari ikhtiar sederhana ini,

Kunjungi Media Sosial Kami